Agresifisme Berdakwah

Agresifisme Berdakwah

Tuhan kerap tertawa geli melihat para utusan-Nya, termasuk Rasulullah saw, yang terlalu agresif dalam mengajak. Tidak jarang Tuhan menegur mereka, " Tugasmu hanya menampaikan, Bukan mengislamkan ". Allah Azza wa jalla, tidak sedikit kecewa kepada Nuh as, yang walau sudah 950 tahun berdakwah, hanya mendapat pengikut sedikit sekali, yang itu pun, salah satu anaknya, juga salah satu istrinya, Bukan Termasuk.

Allah tidak pernah memberi Nuh as, predikat kegagalan dalam berNabi, bersuami, dan berayah, Allah tetap bangga.

Allah pernah pura-pura kecewa kepada Isa as, dengan bertanya, " Mengapa kamu berkata pada pengikutmu bahwa kamu dan ibumu adalah tuhan selain aku ?" 

Pertanyaan itu Oleh Allah, dijawab sendiri, melalui ucapan Isa as, tentunya, " Ya Allah, berhentilah bersandiwara,. Engkau Ini Tuhan, Engkau Tahu apa yang ada dalam Krentek hati saya, bahkan yang belum saya krentekan.

Sementara saya, seorang hamba, tidak tahu apa-apa tentang-Mu. Engkau tahu saya tidak akan mengucap apa yang tidak wajar di ucapkan. Saya hanya mengajak Santri-santri saya untuk tidak menyembah selain pada-Mu.

Tapi, mereka sendiri yang menganggap saya dan ibu saya sebagai tuhan. mereka menganggap saya sebagai anak-Mu, dan ibu saya sebagai Istri-Mu ".

Allah tidak pernah marah kepada Isa as, dan menganggap ia gagal. Tapi, jangan juga menyalahkan Allah, " Salah Allah sendiri, kenapa kenapa dia bikin maryam as, hamil dan melahirkan, padahal ia tidak pernah di sentuh laki-laki mana pun.

Ya dia sendiri yang di tuduh menghamili ", Astagfirullah. Allah memang sengaja begitu untuk menguji manusia, siapa yang memang benar-benar beriman dengan hatinya, siapa yang hanya percaya pada hawa nafsu dan praduga.

Mudah saja bagi Allah untuk mengislamkan manusia, dengan mencerabut pilihan. Firman-Nya, " Kalau saja Allah berkehendak, akan beriman semua penduduk bumi dan langit, Lalu, mengapa kamu memaksa manusia sampai mereka mau beriman semua?.

Kesuksesan utusan Tuhan, bukan diukur dari banyaknya pengikut, Karena jika di hitung dari banyaknya Pengikut, Nabi Muhammad saw. Tidak lebih sukses dari Isa as, yang pengkutnya, yakni yang beragama Kristen, adalah paling banyak pemeluknya, di dunia saat ini.

Kesuksessan para pewaris Tuhan pun, Yakni para Kiai dan Ulama, Tidak bisa diukur dengan banyaknya Santri, Apalagi banyaknya Istri. ( Muhammad Nuchid )

0 Response to "Agresifisme Berdakwah"

Terimakasih sudah Tidak berkomentar ( SARA ). Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1). Berbau penghinaan SARA & PXXN
2). Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3). Komentar tidak nyambung dengan isi postingan

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel