Tentang Akhlak bertetangga

Inilah Hebatnya Islam. Tanyakan pada dunia, adakah agama yang selengkap Islam dalam mengatur Detail aktifitas Umatnya? Bahkan bersin dan dan masuk Toilet pun ada etikanya. Temasuk dalam hubungan antar tetangga, ternyata agama kita sejak lama telah mengaturnya. Apakah ada batasan sejauh mana kita menarik simpul Komunitas pertetanggaan?

Ada! Dalam Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh imam Ath-Thathawi Rasulullah menjelaskan, " Tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga yang didepan rumah, di belakang, di sebelah kanan, dan di sebelah kiri ( rumahnya ).

Memang, sangat berbeda dengan pandangan masyarakat kita yang membatasi tetangga hanya beberapa rumah di sebelah rumah. Rasulullah menegaskan empat puluh rumah di kanan kiri belakang dan depan rumah kita, Mka itulah tetangga kita.

Sebagai Konsekuensinya tentu saja ada hak-hak dan kewajiban terhadap semua tetangga kita itu. " Hak tetangga adalah bila ada yang sakit anda kunjungi, dan bila ada yang wafat anda ikut menghantar jenazahnya.

Bila dia membutuhkan uang kamu pinjami, dan bila dia mengalamikemiskinan ( Kesukaran ) Kamu tutupi ( rahasiakan ). bila dia memperoleh kebaikan maka kamu mengucapkan Alhamdulillah dan " Selamat " Kepadanya.

Dan bila dia mengalami musibah kamu datang dan mengucapkan turut berduka cita, Janganlah meninggikan bangunan rumahmu melebihi bangunan rumahnya yang dapat menutup kelancaran angin baginya.

Dan jangan kamu mengganggunya dengan bau priuk masakan kecuali kamu menciduk makanan tersebut untuk dibagikan kepadanya ". ( HR , Ath-Thabrani ).

Mengunjungi Ketika Sakit

Mengunjungi~Ketika~Sakit

Bukankah sudah sangat populer bagi umat islam kisah tentang bagaimana Rasulullah menjenguk seorang kafir Quraisy yang ketika sehat selalu meludahi Rasulullah tiap beliau berjalan menuju masjid.

Sang kafir tersipu. Ia tidak menyangka bahwa orang yang tiap hari diludahinya memiliki Akhlak setinggi itu, Bahkan kawan-kawanya yang sama-sama memungsuhi Muhammad saja tidak ada yang datang menjenguknya.

Malah Rasulullah yang dimusuhinya, datang pertama kali untuk menanyakan sakitnya tersebut, Terkadang perhatian kepada tetangga di saat mereka susah, sangat mudah membekas di lubuk hati mereka. Sering kali bantuan di saat tetanggakita susah, akan sulit untuk dilupa.

Menghantar Jenazah Ketika Wafat

Menghantar Jenazah Ketika Wafat

Seharusnya menghantar jenazah bisa membuat kita mengingat akan kematian, tapi sayang, selama ini ketika Takziah bukan kematian atau Tuhan yang kita ingat, Melainkan kita sibuk membicarakan mengapa si sakijo bisa meninggal? Bagaimana kejadianya, adakah firasat menjelang kematianya, Seerta banyak basa-basi bela sungkawa yang keluar dari Islam kita.

Ketika menghantar jenazah bukanya kita banyak-banyak merenungi dosa, malah terkadang saya menjumpai kok masih bisa menjadikan kematian sebagai bahan bercandaan dengan sesama petakziah.

Membantu Masalah Finisial

Membantu Masalah Finisial


Jika tahu ada tetangga yang kesulitan masalah keuangan, bila kebutuhan kita sedang berpunya marilah membantunya karena hak tetangga adalah kewajiban bagi kita, Ketka Rasulullah mengatakan bahwa salah satu hak tetangga adalah " Bila dia membutuhkan uang kamu pinjami ".

Maka meminjami tetangga yang sedang membutuhkan berarti menjadi kewajiban bagi kita. Tentu saja mengutangi tetangga sistemnya berbeda dengan utang yang diberikan oleh bank kepada kreditur yang selalu disertai bunga.

Memberi utang kepada tetangga motifnya menolong, Bukan mencari keuntungan. Semoga sabda Rasul berikut bisa menjadi pengingat, Apabila seorang mengutangi orang lain, maka jangan mengambil suatu kelebihan ( komisi ). " ( HR. Ahmad )

Merahasiakan Aibnya

Merahasiakan Aibnya

Dosa ghibah ( membicarakan aib orang lain ) amatlah besar. Suatu ketika Rasulullah SAW mengajukan pertanyaan kepada sahabat, " Tahukah kalian apakah Ghibah itu " ? Mereka menjawab: " Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui ".

Rasulullah kemudian Bersabda " Yaitu engkau yang menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya ", Salah seorang sahabat bertanya, " Bagaimana jika apa yang aku katakan itu memang terdapat pada saudaraku? "

Lalu Beliau Menjawab, " Jika apa yang telah kamu katakan terdapat pada saudaramu, maka engkau telah mengunjingnya ( melakukan ghibah ), dan jika tidak terdapat padanya maka engkau telah memfitnahnya. "

Datangi saat Duka

Datangi saat Duka
Gambar dari Kompasiana
Seperti yang telah kita ketahui, mencari teman untuk diajak bahagia lebih mudah daripada mencari kawan untuk diajak sedih, saat duka menimpa tetangga kita, sempatkan waktu untuk menghiburnya. Mungkin kita tidak mampu membantu menyelesaikan permasalahan yang menimpanya, tapi paling tidak kehadiran kita bisa sedikit membantu meringankan beban yang di tanggungnya.

Mungkin dengan menemaninya, mendengar curahan jiwanya, bisa memberi kekuatan baru padanya, Ia merasa memiliki kawan yang memotifasinya, sehingga ia bangkit untuk segera menyelesaikan masalah yang menimpanya.

Hati-hati dalam permukiman

Hati-hati dalam permukiman

Memang bertetangga itu gampang-gampang susah, Kadang karena kurangnya Komunikasi, hal kecil  menjadi penghancur kekerabatan. Hanya karena tumpahan air hujan yang menetes ke tanah tetangga, bisa timbul Konflik, Rasulullah benar-benar memperhatikan masalah tetangga ini pada masalah sekecil mungkin, " Janganlah seorang melarang tetangganya menyandarkan kayunya ( dijemur ) pada dinding rumahnya " ( HR. Bukhari )

Berbagi Makanan

Berbagi Makanan

Islam memang sempurna. Ajaran-ajaranya begitu detail. bahkan jika tidak mampu memberi, kita dilarang mengganggu tetangga kita dengan aroma kuah yang sedang kita masak, Jika tuntunan Rasul ini diamalkan, alangkah indahnya Komunitas kita.

Diikat dengan Tali akidah, diatur dengan Indahnya Syariat, diterjemahkan dengan mulianya Akhlak, " Tiada orang yang beriman kepadaku orang yang bermalam ( Tidur ) dengan kenyang sementtara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. " ( HR. Al-Bazzaar ).

0 Response to "Tentang Akhlak bertetangga"

Terimakasih sudah Tidak berkomentar ( SARA ). Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1). Berbau penghinaan SARA & PXXN
2). Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3). Komentar tidak nyambung dengan isi postingan

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel