Alunan cinta Sukardi, Seorang santri salafi 01

Alunan cinta Sukardi, Seorang santri salafi 01

Sukardi adalah anak yang nakal, ia sudah pacaran berulang kali, namun ia belum mengenal arti dari " sayang ", Saat sukardi pindah pesantren, Yang awalnya dari pesantren Paciran lamongan. Ia motol sekolah saat masih Kelas 2 SMA, Setelah disana 6 Tahun sukardi pindah ke Trenggalek. Disana ia bertemu dengan Teman-teman baru, yang berbeda dengan sebelumnya. Saat sampai disana ia langsung disambut dengan meriah oleh teman barunya, ada yang dari sumatra, ada yang dari maluku, ada Juga yang dari jawa tengah.

" Nama kamu siapa?, " tanya teman baru sukardi, sambil mengulurkan tangannya.

" Nama saya sukardi mas, dari Tuban. Nama kamu siapa "

" Nama saya Joyo, dari Jawa tengah ".

" Kalau kamu, yang hitam dari mana? "

" Saya dari maluku, nama saya Ochid "

" Ohh,, iya salam kenal semuanya ya, "

Sukardi masih merasa tolol disana, karena memang, masih sedikit orang yang ia kenal. Baru dua orang. Itu pun masih kurang Akrab, yaitu Joyo dan Ochid.

Setelah satu tahun sukardi di pesantren Trenggalek, Ia sudah beradaptasi dengan Lingkungan pesantren disana, Dan setelah sukardi sudah dirasa Kerasan untuk tinggal dipesantren, Orang tua sukardi menyuruh ia untuk melanjutkan sekolah SMA yang sebelumnya masih belum hatam, melalui Telfon Bapak sukardi menyuruhnya.

Mulanya sukardi tidak mau, Ia malu jika sekolah lagi, karena memang umur sukardi pasti lebih Tua sendiri di kelas jika harus mengulang sekolahnya.

" Nak, Bapak mau kamu sekolah lagi ". Ujar bapak sukardi.

" Ahh,, saya malu pak jika harus mengulang "

" Halah,, tidak ada malu-maluAn, Mau jadi apa kamu kalau tidak sekolah "

" Yaudah lah pak, saya mau. Asal sangu saya  di Tambahin ya. "

Sesuai arahan bapaknya, Sukardi pun mau sekolah lagi untuk mengulangi sebelunya yang masih belum hatam. Hari sabtu adalah hari pertama Sukardi masuk sekolah, Ia sangat bingung, benar benar tidak Nyangka jika dirinya harus mengulang sekolah lagi, Badanya bergetar seperti orang yang sedang kebelet Ngising.

Sebelum berangkat sekolah ia memesan secangkir Kopi bersama Joyo dan Ochid, sambil menyumet sebatang rokok surya di kantin pesantren. Rasa bingung masih menyelimuti dirinya. Namun, setelah Sukardi menyruput Kopi yang telah dipesan tadi, siapa yang sangka Jika rasa percaya dirinya berbalik dan Bangkit 85%.

Setelah Kopi yang ia pesan habis. Sukardi pun mulai melangkahkan kakinya untuk keluar kantin bersama Joyo dan Ochid. Dengan rasa PD ia berjalan menuju sekolah barunya, setelah sampai di kelas, ia benar-benar kaget!, sepertinya dirinya sedang jatuh cinta pandangan pertama.

Sukadi bertemu dengan bidadari yang cantik, putih dan mancung. Sukardi yang awalnya malu untuk mengulang sekolahnya, kini berubah menjadi semangat yang luar biasa.

" Cuk, cuk cuk, Cantik bener anak itu ". Ujar Sukardi dalam hati.

Hari kedua masuk sekolah, sukardi mencari tahu siapa nama gadis mancung tersebut. Dan akhirnya ia mendapatkanya Ternyata namanya " Solikhah " Gadis mancung yang membuat hati Sukardi merasa di suranya Tuhan.

Namun sayangnya sukardi hanya bisa berangan, Tapi hatinya sangat yakin. Bahwa jika suuatu saat gadis jelita itu akan menjadi mikinya, setiap hari ketika disekolah, Sukardi memandangi gadis mancung tersebut, meskipun hanya memandangnya dari belakang. Namun hati Sukardi sudah merasakan kenyamanan yang tidak pernah ia rasakan sebelunya, selama ia pacaran.

Satu tahun telah berjalan Sukardi sekolah di Trenggalek. rasanya gundukan cinta dalam hatinya sudah terlalu besar, Jika itu dibiarkan, bisa jadi semakin besar lagi.

Akhirnya liburan pesantren telah tiba, sukardi mulai bingung, , karena ia tidak bisa melihat orang yang membuat hatinya senyaman itu lagi untuk beberapa saat. Sukardi berfikir sejenak, sambil menyruput Kopi. Lalu ia meminta nomor hp gadis pujaanya tersebut ke teman terdekatnya.

Setelah mendapatkanya, Sukardi pamit sama Ochid dan Joyo, karena ia mau pulang kampung untuk beberapa minggu di rumah karena Pesantren sedang Libur.

0 Response to "Alunan cinta Sukardi, Seorang santri salafi 01"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Join Our Newsletter