Bidadari semok dari Trenggalek

Bidadari semok dari Trenggalek

Setiap kali mendengar nama " Rujiati ", Hati samudi akan berdegup sangat kencang, menguap, lalu mengirimkan energi cinta kepada perasaan perempuan yang dicintainya itu. Dan ketika menyimak dendang-dendang kerinduan, rasa cinta yang telah menumpuk dalam kalbunya akan kian menggunung.

Kemudian sanubarinya tersejukan oleh ketentraman harapan. ia bisa tidur sangat cepat untuk menggapai mimpi, karena hanya dalam mimpi semua rasa rindunya akan terobati.

Bagaimanapun Juga, Cinta  harus tetap diungkapkan  " samudi ". Jika tidak, bisa jadi " udun ", Akan tetapi samudi masih ragu pada saat itu, apakah cintanya bakal diterima rujiati atau tidak. karena memang rujiati adalah anak paling cantik, paling semok, paling montok di Kelas pada saat itu.

Rasa ragu akan diterima atau ditolaknya cinta samudi semakin menjadi tantangan tersendiri untuknya, apalagi bukan cuma samudi yang mencintai Rujiati pada saat itu, beberapa dari teman sekelasnya juga jatuh hati pada rujiati.

Rasa cemas samudi semakin menjadi-jadi, ia pun bersaksi, disetiap pagi, sore, dan malam menjelang tidur, meski hanya dalam hati, ia selalu mengucap do'a kepada perempuan yang dicintainya, bukankah ketulusan tidak akan timbul kecuali dari hati?.

Samudi masih belum mampu mengungkapkan perasaanya, ia menyiksa batinya di setiap hari karena penyakit rindu yang telah dideritanya. ia hanya bisa memandangi wajah jelita rujiati dari bangku belakang. Namun, walau hanya demikian samudi sudah merasa terbang melayang-layang bagaikan burung bego.

Senyuman indah tidak pernah lepas dari bibir Rujiati yang ranum merona, yang menarik banyak perhatian pria, mungkin hanya lelaki yang punya kelainan seksual yang tidak terpikat hati olehnya.

Sudah setahun samudi menahan penyakit cinta yang melandanya, Dan pada akhirnya samudi mencoba memutuskan untuk mengungkapkan isi dalam hatinya, Disela-sela jam istirahat sehabis ngopi bareng bersama teman-teman di kantin. Samudi dengan rasa PD dan yakin bergerak menuju Rujiati yang saat itu sedang membaca buku, Dengan tujuan mengungkapkan isi hatinya yang menggunung selama setahun.

Namun tiba-tiba hati samudi bergetar tak karuan, kata-kata yang sudah di rancang serapi mungkin hilang dengan sekejap, bahkan, Untuk mengingat satu kata pun ia tak sanggup. Samudi hanya diam saja sambil menutupi sedikit rasa groginya yang sangat mendopak-dopak tak karuan.

Ternyata bagi samudi, mengungkapkan isi hati tidaklah lebih mudah dari meninju muka temanya atau menendang penis gurunya, mengungkapkan cinta adalah perkara tersulit kedua setelah memendam rasa yang telah mengunung selama satu tahun.

Begitu ia sudah yakin, dan memiliki keberanian kembali untuk mencoba lagi mengungkapkan isi dalam hatinya, namun siapa sangka, ia mendapat kabar dari teman perempuan rujiati, ternyata rujiati sudah memiliki kekasih.

Hancurlah hati samudi, perempuan yang ia puja-pujakan, ia impi-impikan ternyata sudah mempunyai kekasih. Namun samudi tak pernah putus asa, ia menunggu sampai rujiati putus dengan pacarnya, di tengah-tengah penantian tersebut samudi selalu rutin untuk menitipkan salam kepada rujiati " perempuan pujaanya ".

Waktu yang telah di nanti-nanti samudi akhirnya telah tiba, Rujiati putus dengan pacarnya, samudi sudah tidak sabar ingin mengeluarkan jurus 212 kepada rujiati, namun sayangnya liburan pesantren pun telah tiba.

Samudi yang tidak mau kehilangan kesempatan Emas untuk mendapatkan wanita pujaanya, ia pun berfikir jungkar jungkir sembari menatapkan kepalanya ke cagak. Seketika itu, samudi langsung meminta Nomor hp rujiati ke teman terdekatnya.

Sehari kemudian samudi dan rujiati sampai di temat tinggal mereka masing-masing, samudi pun beraksi dengan sms ke nomor yang telah diberikan kepadanya.

" Assalamualaikum ,, "

" Waalaikum salam ,, ini siapa ya ? "

" Ini samudi "

" Samudi siapa ? "

" samudi teman kamu, masa gak ngerti ? "

" Owh,,, samudi yang Lambenya Ndoble itu ya ? "

" Iya ,, Ji. Owh iya aku mau bilang sama kamu ji, "

" Bilang apa ? "

" Aku suka sama kamu, kamu mau nggk,, jadi pacar aku ? "

Rujiati yang masih belum lama putus dari pacarnya pun kaget melihat chat sms dari samudi. " Sebentar ya di, Kasih aku waktu untuk jawab itu ".

" Iya gakpapa kog ji, aku tunggu kog meskipun sampai kiamat".

0 Response to "Bidadari semok dari Trenggalek"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Join Our Newsletter