Ciri ciri kelas alam dalam dunia belajar anak [ Sekolah Kreatif ]

Ciri ciri kelas alam dalam dunia belajar anak

Dalam Konteks ini, kehidupan alam sebagai basis kelas yang menyenangkan sebagai tempat belajar bagi anak-anak disekolah kreatif itu dapat di identifikasikan menjadi tiga hal:

1. Kelas alam natural
2. Kelas alam Artifisal
3. Kelas Alam sosial Kultural

Dan berikut adalah penjelasanya:

1. Kelas Alam Natural

Kelas adalah lokasi teritorial yang melengkapi kehidupan manusia. Kelas adalah tempat anak-anak belajar yang berupa ruangan. Dalam ruangan itulah, anak-anak dikondisikan belajar melalui serangkaian kegiatan dan interaksi yang bertujuan dalam ruangan yang disebut kelas.

Pendidikan dalam cakupan pembelajaran ini diselenggarakan. Dalam hal ini, kelas alam yang keberadaanya bersumber dari kodrat proses alami kehidupan yang givn. Alam ini ada karena proses-proses alamiah alam, Kelas alam ini antara lain adalah halaman rumah atau halaman sekolah, sungai, hutan, kebun, sawah, peternakan, dan masih banyak lagi.

Dengan memosisikan alam natural sebagai ruang belajar, anak-anak akan tertarik untuk melakukan aktifitas belajar karena tidak bisa dipungkiri, anak-anak lebih suka belajar di alam natural daripada di kelas atu rumah.

Alam natural menyuguhkan kenyataan pemandangan yang tak terbatas, benda benda yang tidak terbatas jumlahnya untuk ditaklukkan, serta kesegaran pemandangan yang indah, kesejukan udara, dan kenyamanan suasana, Alam natural menjadi kelas istimewa bagi anak-anak maka sekolah harus bisa memainkan kenyataan psikologis anak ini dengan menjadikan alam natural sebagai kelas untuk kegiatan belajar dikelas.

Dalam kenyataan ini, beberapa sekolah mengadopsi konsep alam dalam setting pendidikanya, yang sering disebut dengan " sekolah alam " yaitu sekolah dengan basis kelas alam dan menggunkan alam sebagai media sumber belajar.

Disini segala kegiatan belajar dikonsep secara alam. Pada kenyataanya konsep sekolah alam ini menarik, Banyak diminati masyarakat dan disukai anak-anak. Sekolah alam menyatukan psikologis anak yang Givn terhadap alam dan pengondisian belajar.

Dalam posisi seperti ini, sebenarnya tanpa label atau embel-embel " sekolah alam " apapun jenis sekolahnya sudah mulai berani keluar dari ruangan sebagai tempat belajar, Untuk itu, sekolah harus kreatif menjadikan alam sebagai kelas untuk kegiatan belajar karena anak-anak hakikatnya lebih menyukai alam sebagai tempat belajarnya.

Alam telah membuat belajar menjadi menyenangkan, Oleh karena itu, mewujudkan sekolah kreatif dan harus berani menjadikan alam natural sebagai kelas atau ruangan untuk belajar bagi anak-anak yang setiap saat bisa digunakan.

2. Kelas Alam Sosial Kultural

Kelas alam sosial kultural adalah kelas alam masyarakat, kelas yang berupa ruangan sosial, dimana dalam ruangan sosial ini terjadi interaksi sosial antar individu, Dalam ruangan kelas ini terdapat sekelompok manusia ( masyarakat ) yang sedang beraktivitas secara alamiah.

Jika kelas alam ruangan belajar berfokus pada keadaan alam, Kelas alam sosial kultural ini ruang kelas berfokus pada keadaan masyarakat, Diruang kelas ini anak-anak akan disuguhkan sekelompok manusia ( masyarakat ) yang sedang melakukan kegiatan tertentu.

Ruang kelas ini bisa diman pun, tetapi fokusnya pada Interaksi sosial, Yaitu diruangan itu harus ada sekumpulan individu yang sedang melakukan sesuatu. disini ruangan kelas akan tampak bising, ramai, dan tampak tidak kondusif, tapi sebenarnya, diruangan kelas ini anak-anak akan endapatkan banyak ilmu pengetahuan terkait dengan kedudukanya sebagai makhluk sosial.

Ruang kelas masyarakat ini sering kali tidak diminati sekolah sebab banyak sekolah yang berasumsi bahwa bellajar itu harus tenang dan kondusif.

Tentu saja ini asumsi yang salah, Belajar itu tidak selamanya sepi, Belajar adalah aktifitas untuk kehidupan. Oleh karena itu, anak-anak harus memahami kehidupan agar elak anak bisa menyiapkan diri untuk menghadapi masa depanya dalam hidup bermasyarakat.

Kita pasti akan ingat denga ungkapan, " Jika kita memang tidak bisa membrikan masa depan pada anak-anak kita, setidaknya kita bisa menyiapkan anak-anak untuk menghadapi masa depanya. "

Salah satu yang harus kita siapkan dalam membentuk anak-anak yang siap menghadapi masa depan kesiapan untuk menjadi anggota masyarakat yang baik dan ini bisa dibentuk dengan belajar diruang kelas masyarakat.

Diruang kelas masyarakat ini, anak-anak akan belajar memahami pola-pola belajar Interaksi antar anggta masyarakat, Di ruang kelas masyarakat ini, anak-anak akan belajar memahami kedudukan dirinya sebagai masyarakat yang harus selalu menghormati dan menghargai orang lain.

Di ruang kelas masyarakat ini, kemanusiaan anak-anak akan dibentuk, Untuk itu, ruang kelas masyarakat ini akan menjadi ruang kelas yang harus digunakan dalam mewujudkan sekolah kreatif beberpa ruang kelas masyarakat ini antara lain:

1. Ruang pasar, Dimana kegiatan interaksi sosial ini di ikat oleh jual beli,
2. Ruang kelas perusahaan, dimana kegiatan Interaksi sosial diikat oleh kegiatan produksi
3. Ruang kelas musyawarah, dimana kegiatan interaksi sosial diiakt oleh pembahaasan masalah untuk mufakat,
4. Ruang kelas kerja bakti, dimana Interaksi sosial diikat oleh kesamaan membangun lingkungan dan sebagainya.

Diruang kelas masyarakat ini anak-anak bisa bergabung melkukan observasi, kegiatan Interaksi, dan memahai pola kegiatanya.

Dari sinilah, anak-anak akan mendapatkan, banyak Ilmu ketauan, Konsep ini memang masih sangat langka, Misalnya, Betapa menjamurnya Konsep sekolah alam, Tapi Nyaris tidak ada sekolah Masyarakat, Untuk itu, sekarang sudah saatnya mewujudkan sekolah kreatif yang salah satu yang kelas faforitnya adalah ruang sosial. Ruang sosial yang bisa digunakan sebagai tempat untuk belajar anak-anak.

Inilah kelas alam sosial. Melalui kerja gotong royong yang dilakukan masyarakat, anak-anak bisa terlibat dalam kegiatan tersebut dan melakukan pengamatan serta keterlibatan langsung. Anak-anak memahami arti penting gotong royong dalam kelas alam sosial.

3. Kelas Alam Artififial

Kelas alam artifisial adalah kelas alam buatan, kelas yang berada diruang sekolah yang tertutup dengan sudah di desain sedemikian rupa supaya menyerupai alam sosial dan natural. Kelas ini adalah kelas yang paling banyak digunakan dan dipakai disekolah sekolah. Bahkan, kelas artifisial telah distikmatisasi menjadi kelas utama bagi anak-anak dalam belajar.

Kelas yang berada dalam sekat ruang sekolah, Dalam konsep sekolah kreatif kelas alam artifisial adalah kelas Koordinasi, yaitu kelas yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya Koordinasi. Misalnya, menjelaskan pembelajaran dan presentasi, tetapi bila sudah tahap penggunaan sumber, media, dan setting belajar maka kelas alam sosial dan natural menjadi pilihan utama.

Namun Fenomena yang berkembang disekolah sebaliknya, kelas artifisial dipresepsi sebagai kelas utama, kelas yang dijadikan sebagai pusat, tempat, media, dan sumber belajar utama. Akibatnya, Konsep kelas selalu merujuk pada jumlah ruangan, Bukan pada kelas alam yang terbuka.

Dalam Konsepsi demikian sekolah kreatif menekankan artifisial sebagai kelas koordinasi, dan elaborasi untukbelajar. Dalam posisi sebagai kelas koordinasi kelas ruangan harus dikelola sebagaimana kelas yang menarik, Kelas yang bisa menjadi replika kelas alam natural dan sosial.

Kelas ruangan jangan dibiarkan begitu sja, kelas artifisial dalam bentuk ruangan harus dikelola sedemikian rupa menjadi kelas yang menarik. Kelas yang setiap sudut dan jengkal ruanganya enak di pandang dan nyaman serta berisi sumber dan media belajar yang menarik untuk kegiatan belajar.

Kelas ruangan yang menarik inilah yang akan menjadi tempat bagi anak anak untuk berkoordinasi dalam belajar yang menyenangkan. Misalnya, untuk berdiskusi, presentasi, elaborasi, elkplorasi, dan ekpresi.

Di dalam kelas, dengan ruangan yang menarik dan menyenangkan ini, anak-anak semakin senang dalam belajar serta mampu memaknai dan memberikan ide bagi anak-anak untuk belajar dengan rajin.

Tugas guru disini adalah mengoordinasikan anak-anak untuk bisa mendesain kelas ruangan, artifisial ini, nebjadi kelas alam sosial alam sosial yang menarik, cara mengondisikan desain ini akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Sekolah Kreatif, heru kurniawan

0 Response to "Ciri ciri kelas alam dalam dunia belajar anak [ Sekolah Kreatif ]"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Join Our Newsletter