Tips mengkondisikan Kelas sebagai Ruang belajar yang menyenangkan

Tips mengkondisikan Kelas sebagai Ruang belajar yang menyenangkan

Dalam sekolah kreatif, ruang kelas digunakan untuk kegiatan belajar anak-anak dilakukan dalam tiga ruang kelas Yaitu: Ruang kelas alam sosial, ruang kelas alam, dan ruang kelas artifisial. Ketiga ruang kelas tersebut digunakan dan dimanfaatkan secara simultan, Sesuai dengan materi kegiatan belajarnya.

Untuk itu, memanfaatkan kegiatan ruang kelas tersebut, sekolah Kreatif perlu mendesain ketiga ruang kelas tersebut dengan baik, sehingga dapat digunakan sebagai pusat kegiatan belajar dengan menyenangkan.

Lantas bagaimana caranya mendesain kelas sebagai ruang belajar yang menyenangkan serta Nyaman?


1. Miliki dan Identifikasi Kelas Alam

Kelas berbasis alam adalah kelas yang selalu ada disekitar kita, Lihat saja, disekitar kita ada halaman yang rindang, perkebunan, Jalan, sungai, persawahan, pasar, sualayan, lapangan.

Semuanya adalah kelas alam yang menyenangkan, semua itu adalah tempat yang bisa kita gunakan sebagai tempat untuk belajar. Untuk itu, Langkah awal sekolah memiliki kelas alam adalah mengidentifikasi untuk memiliki tempat-tempat tersebut sebagai kelas.

Memiliki bukan berarti membeli tempat-tempat itu menjadi milik sekolah, tetapi memiliki dalam arti mendapatkan izin untuk bisa menggunakan dan memanfaatkan tempat tempat tersebut untuk kegiatan belajar anak-anak.

dalam hal ini, sekolah harus mengidentifikasi tempat-temat tersebut yang layak untuk dijadikan sebagai tempat belajar. Identifikasi kelayakan ini dilihat dari tingkat kenyamanan kemenarikan, kenyamanan, kelangkapan sarana, dan kerepresentatifan untuk digunakan menjadi tempat belajar anak-anak.

Jika syarat-syarat tersebut sudah terpenuhi, Sekolah bisa mendata tempat-tempat tersebut sebagai kelas alam yang sewaktu-waktu akan digunakan sebagai tempat belajar untuk anak-anak.

Setelah di Identifikasi dan di Inferitasi tempat-tempat yang akan digunakan sebagai kelas alam, Selanjutnya sekolah menindaklanjuti dengan mengurus perizinan untuk bisa menggunakan tempat tersebut sebagai kelas alam.

Bila memungkinkan, tidak lanjut perizinan ini diteruskan melalui kerja sama kemitraan dengan pemilik tempat. Misalnya, Sekolah melakukan perizinan dan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam menggunakan pasar dan taman kota sebagai kelas alam untuk kegiatan belajar anak-anak.

Saya yakin pasti akan disetujui karena siapapun baik masyarakat atau pemerintah dan Institusi, pasti menghargai pendidikan, pasti sangat senang jika tempat pemiliknya dijadikan sebagai kelas alam untuk kegiatan belajar.

Hanya saja, tentu saja Saat kita mendapatkan izin untuk menggunakan tempat tersebut sebagai kelas alam untuk kegiatan belajar, Sekolah punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya. Disinilah, sekolah harus memberikan kesadaran kepada anak-anak bahwa tanggung jawab mereka terhadap tempat yang digunakan untuk belajar adalah merawat dan menjaga tempat tersebut dengan baik.

Bahkan, jika ingin lebih aktif, sekolah dapat mengajukan kerja sama dengan pemilik tempat dalam mengembangkan tempat itu untuk lebih baik lagi.

Disini anak-anak akan ikut terlibat dalam gerakan memajukan dan mengembangkan tempat tersebut dengan demikian, Ada hubungan yang baik antara sekolah dan pemilik tempat yang dijadikan sebagai kelas alam untuk belajar anak-anak.

2. Desain dan Kelola Kelas Alam

 Jika kelas alam ( kelas alam natural, sosial, dan artifisial ), baik milik sendiri atau kerja sama sudah dimiliki, langkah selanjutnya adalah mendesain dan mengelola kelas alam ini dengan baik. Tentu saja, Kelas alam ini sama kedudukanya seperti kelas dalam ruangan yang tidak bisa dibiarkan saja, tetapi harus dirawat, dikelola, dan didesain dengan baik.

Untuk itu, sekolah harus memiliki strategi desain dan tatakelola yang baik sehingga kelas alam menjadi selalu menarik untuk anak-anak dijadikan tempat belajar.

Strategi tata desain dan kelola yang harus dilakukan oleh sekolah adalah sebagai berikut:

  • Desain Tempat dalam Ruang
Saat kelas alam sudah siap, pertama kali yang perlu didesain adalah ruang. Bukan ruang kelas tentunya melainkan ruang alam terbuka yang sudah diidentifikasi letak nama, dan perannya, Stidaknya, ada tiga ruang yang ada dalam kelas alam, Yaitu ruang belajar, ruang Experimentasi, dan ruang aksesori.

Ruang belajar adalah ruang dalam kelas alam yang perannya sebagai tempat untuk belajar, tempat untuk menyampaikan materi atau Instruksi sebelum anak-anak melakukan kegiatan atau ekperimentasi atau pengamatan.

Diruang belajar ini anak-anak akan mendengarkan guru memberikan atau menyampaikan materi. diruang belajar ini anak-anak akan mendikusikan materi. Untuk itu, ruang ini harus didesain sedemikian rupa supaya Nyaman dan menyenangkan sehingga anak-anak akan senang dalam belajar.

Dalam mewujudkan kenyamanan ini, ruang belajar harus di Desain sedemikian rupa, Misalnya, jika ruangan kelas adalah kelas alam natural, ruang kelas didesain dengan beratapkan yang nyaman dan dikelilingi aneka tanaman yang menyejukan.

Jika kelas alam sosial, ruang belajar bisa disallah satu ruang yang nyaman atau halaman rumah warga yang nyaman, sementara itu, Untuk ruang kelas, ruangan dapat didesain sedemikian rupa agar menarik anak-anak untuk belajar dengan mendesain kelas, agar penuh dengan hiasan dan aksesori yang menyenangkan. Dengan kenyamanan inilah anak-anak akan berkonsentrasi dalam belajar.

0 Response to "Tips mengkondisikan Kelas sebagai Ruang belajar yang menyenangkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel